Caleg Terpilih Bersedia Mundur Bila Maju Pilkada 2024! KPU Solok Selatan: Petahana Cuti saat Kampanye

- 11 Juni 2024, 19:44 WIB
Komisioner KPU Solsel Divisi Teknis, Dedi Fitriadi
Komisioner KPU Solsel Divisi Teknis, Dedi Fitriadi /Jefli Bridge /

PADANG RAYA NEWS- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 masih tersisa sekitar lima bulan untuk pemilihan pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Bupati/Wali Kota yang digelar serentak pada 27 November.

Sejumlah nama-nama bakal calon (balon) kepala daerah sudah mengapung kepermukaan, baik ditingkat provinsi dan kabupaten/kota di Sumbar.

Di Kabupaten Solok Selatan (Solsel), nama-nama balon kepala daerah yang akan bertarung pada kontestasi Pilkada 2024-pun sudah terpampang diruang publik, baik itu tampil dimedia sosial maupun berupa spanduk/baliho.

Nama-nama yang mencuat tersebut dari berbagai profesi dan jabatan. Mulai dari anggota legislatif (DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota) yang masih menjabat ataupun caleg terpilih pada Pemilu Februari 2024 lalu dan kepala daerah yang masih menjabat (Petahana).

Baca Juga: KPU Solok Selatan Adakan Bimtek Pilkada Serentak 2024 Bagi PPK dan PPS

Sekaitan dengan hal tersebut, muncul pertanyaan oleh publik soal mekanisme pencalonan kepala daerah di Pilkada 2024. Bagaimana regulasi untuk caleg terpilih yang belum dilantik apabila ikut kontestasi Pilkada 2024. Begitupun untuk kepala daerah Petahana.

Setidaknya, pertanyaan publik ini sedikit terjawab ketika Pikiran Rakyat mencoba mengkonfirmasi kepada Divisi Teknis Komisioner KPU Solsel, Dedi Fitriadi pada Selasa, 11 Juni 2024.

Dedi Fitriadi mengatakan sesuai pemaparan dari Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari saat rapat kerja dengan DPR RI bahwasanya untuk anggota legislatif terpilih, setelah dilantik dan harus mundur saat ditetapkan sebagai Paslon kepala daerah.

Baca Juga: Kejari Solok Selatan: Politik Uang dan Netralitas ASN jadi Tantangan Pilkada 2024, PPK dan PPS jaga Integritas

Halaman:

Editor: Jefli Bridge


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah